SiberInd

Portal Keamanan Siber Indonesia

Tutorial teknis · Threat intelligence · Security Tools · Panduan karier

Tools

Client-side Tool

Hash Generator Online

Generate semua hash populer sekaligus — MD5, SHA-1, SHA-256, SHA-384, SHA-512 — dari teks atau string apapun. Output tersedia dalam format Hex atau Base64. Seluruh proses berjalan di browser, tidak ada data yang dikirim ke server.

Gunakan Tool

Tekan Ctrl+Enter untuk generate. Teks diproses sepenuhnya di browser.

Perbandingan Algoritma Hash

Algoritma Panjang Output Status Keamanan Kegunaan Umum
MD5 128-bit (32 hex) Broken Checksum file, legacy
SHA-1 160-bit (40 hex) Broken Git commit, legacy
SHA-256 256-bit (64 hex) Aman HMAC, TLS, blockchain
SHA-384 384-bit (96 hex) Aman TLS 1.2, high-security
SHA-512 512-bit (128 hex) Aman Signing, integritas data

Catatan Penting

FAQ

Apakah MD5 masih aman digunakan?

Tidak untuk kriptografi atau password. MD5 memiliki collision vulnerability — dua input berbeda bisa menghasilkan hash yang sama. Namun MD5 masih bisa dipakai untuk checksum file biasa (verifikasi integritas non-kritis).

Kenapa ada "SHA-2" tapi tidak ada "SHA-3"?

SHA-256 dan SHA-512 adalah bagian dari keluarga SHA-2. SHA-3 adalah standar yang lebih baru dengan desain yang fundamentally berbeda (Keccak). Tool ini belum mendukung SHA-3 karena Web Crypto API belum mengimplementasikannya secara native di semua browser.

Apa bedanya output Hex dan Base64?

Keduanya merepresentasikan data biner yang sama, tapi dengan encoding berbeda. Hex menggunakan karakter 0-9 dan a-f, lebih panjang tapi lebih mudah dibaca. Base64 lebih kompak (sekitar 33% lebih pendek) dan umum dipakai di JWT, email, dan API.

Tool Lainnya